Rabu, 06 Juli 2011

Gaya Rambut Pendek Sesuai Bentuk Wajah

Tips Gaya Rambut Pendek Sesuai Bentuk Wajah – Tips Kecantikan, Bagi setiap wanita, rambut adalah mahkota yang paling berharga. Banyak wanita yang menilai bahwa potongan rambut pendek akan mengurangi rasa percaya diri anda. SALAH BESAR!!!! Mungkin mereka mengatakan itu karena potongan tersebut tidak sesuai dengan bentuk wajah. Maka dari itu, perlu diperhatikan potongan rambut pendek model apa yang cocok dengan bentuk wajah anda.

Fakta mengatakan bahwa potongan rambut pendek juga cocok untuk segala jenis wajah dan dapat menyempurnakan kontur wajah. Yang dimaksud dengan rambut pendek adalah gaya potongan dari batas bahu sampai super pendek. Jadi, jika anda bosan dengan gaya rambut panjang, maka tidak ada salahnya untuk mencoba penampilan baru dengan model rambut pendek.

Sebelum anda memangkas rambut anda, sebaiknya ikuti dulu tips di bawah ini mengenai potongan yang cocok untuk bentuk wajah anda.

Wajah bulat, hati dan persegi
Bagi Anda yang memiliki tipe wajah bulat, hati dan persegi, disarankan untuk memilih gaya rambut pendek model shaggy di pipi. Anda dapat mencoba gaya baru dengan dipotong lebih tinggi di belakang.

Wajah panjang
Bagi Anda yang memiliki wajah berbentuk panjang, dapat menerapkan model rambut sebatas pipi dan poni depan. Model ini akan membentuk wajah menjadi lebih oval dan proporsional.

Bagi Anda berbentuk wajah oval, Anda bisa menerapkan kedua model rambut di atas.

Mengatasi Kulit Sering Berjerawat

Tips Mengatasi Kulit Sering Berjerawat – Tips Kecantikan, Banyak orang baik pria maupun wanita pada masa remaja banyak ditumbuhi dengan jerawat yang tentunya dapat mengganggu penampilan. Jerawat menjadi masalah utama sebagian besar orang. Terkadang jerawat yang tumbuh di bagian muka membuat kita menjadi sebal bahkan menjadi stress. Banyak juga orang yang ditumbuhi dengan banyak jerawat di bagian pipi. Ada mitos yang mengatakan bahwa orang yang memiliki banyak jerawat dikarenakan faktor turunan. Padahal, jerawat bisa juga tumbuh karena tidak cocok dalam pemakaian alat kosmetik.

Berikut ini ada tips perawatan buat anda yang memiliki wajah yang menjadi tempat favorit bagi jerawat.

1. Perawatan dari dalam; Kita harus banyak minum air putih dan konsumsi banyak sayur dan buah. Memakan makanan dengan kandungan karbohidrat yang kelewat banyak bisa bikin jerawatan lho.
2. Rajinlah mencuci muka, apalagi setelah beraktivitas di luar ruangan atau memakaimake up. Wajib cuci muka sebelum tidur, dan jelih dalam memilih product yang pas buat si kulit berjerawat ini. Di Oriflame kamu bisa pilih Pure Skin, Dare to Target yang terdiri dari Pure Skin Face Wash, Pure Skin Face Toner, Pure Skin Shine Control Cream dan Pure Skin Hide and Treat.
3. Jika ingin ber make up pastikan juga cosmetic yang kamu pake berbahan dasar air sehingga tak membuat muka semakin berminyak dan akhirnya mengundang jerawat. Sebelum berbedak kamu bisa pilih Pure Skin and Hide atau Tea Tree Purifying Corrective Stick dari Oriflame. Saya pakai product ini lho karena muka saya juga termasuk gampang berjerawat. Pemakaian kosmetik jangan terlampau tebal, pakailah bedak dengan kandungan yang ringan, untuk sehari-hari pake bedak tabor its fine tapi buat yang kerja seperti saya bisa pakai press powder. Kalau saya sih pakai Giordani Gold Pressed Powder. Warnahnya menyatu dengan warnah kulit saya yang kuning langsat.
4. Maksimal seminggu sekali, bersihkan wajah pake scrub dan pake clay mask yang membantu membersihkan kotoran pada kulit berminyak.
5. Terakhir jika kamu sudah melakukan beberapa hal di atas tapi tetep jerawatan, artinya emang perlu ke dokter. Mungkin jerawat itu emang disebabkan oleh hormon.

sumber : cantikdansehat.net

Risiko Jika Terlalu Kurus

Inilah Risiko Jika Terlalu Kurus – Tips Kesehatan, Memang serba salah, jika memiliki tubuh yang terlalu gemuk bisa memicu berbagai penyakit, tapi tubuh terlalu kurus juga banyak risikonya mulai dari patah tulang hingga rentan terhadap keguguran jika anda wanita. Jika anda memiliki tubuh yang kurus, berhati-hatilah terhadap resiko yang bisa sewaktu-waktu anda hadapi. Berbagai resiko tersebut diantaranya adalah:

1. Patah tulang
Lemak bisa diibaratkan sebagai bahan bakar dalam pembentukan esterogen, hormon seks perempuan yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Makin sedikit lemak tubuh, makin sedikit esterogen yang dihasilkan sehingga tulang menjadi rapuh karena massanya sedikit.

2. Arthritis dan gangguan jantung
Penelitian di Mayo Clinic menunjukkan, perempuan yang terlalu kurus 3 kali lebih rentan serangan jantung di usia 42 tahun ke atas. Lemak yang terlalu sedikit di persendian memicu arthritis atau radang sendi, yang merupakan faktor risiko atheroschlerosis atau penyumbatan pembuluh darah ke jantung.

3. Keguguran
Menurut penelitian di London School of Hygiene & Tropical Medicine, perempuan yang terlalu kurus memiliki risiko keguguran 72 persen lebih besar pada trimester pertama. Terlalu kurus juga menyebabkan perempuan lebih rentan mengalami morning sickness, yakni mual muntah saat hamil muda.

4. Depresi
Pada pria, terlalu kurus maupun terlalu gemuk sama-sama meningkatkan risiko depresi dan keinginan bunuh diri sebesar 12 persen. Menurut penelitian di American Journal Of Epidemiology, terlalu kurus dan terlalu gemuk mengurangi produksi serotonin yakni hormon untuk menghadirkan perasaan senang.

5. Sakit paru-paru
Penyakit paru-paru kronis seperti asma, bronkitis dan pneumonia lebih banyak menyerang perempuan lanjut usia yang berat badannya di bawah rata-rata. Terlalu kurus menyebabkan tubuh perempuan kekurangan adipokin, sejenis sel yang diproduksi di lemak untuk membantu daya tahan tubuh.

6. Kualitas sperma berkurang
Indeks massa tubuh yang tidak ideal mempengaruhi komposisi hormon dalam tubuh pria. Salah satu akibatnya, produksi sel sperma akan terganggu sehingga sulit membuahi sel telur karena jumlah dan kepekatannya berkurang.

7. Tewas kecelakaan
Tabrakan di jalan bisa menewaskan siapapun tanpa memandang berat badan. Namun pada perempuan, kelebihan lemak bisa menjadi airbag alami sebagai pengaman ekstra ketika terjadi benturan keras pada mobil. Penelitian di Wisconsin Medical College membuktikan, perempuan kurus lebih sering menjadi korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas dibanding perempuan gemuk.